Sebuah
penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efek antioksidan dari serbuk kasar sarang
lebah madu terhadap kadar malondialdehyde
(MDA) marmut setelah pemberian pestisida 300 mg/kg berat badan dalam aktivitas
normal. Sebanyak 15 ekor marmut dewasa dipakai dalam penelitian ini yang dibagi
menjadi 3 kelompok.
Setiap kelompok terdiri
atas 5 ekor marmut dan berturut diberi perlakuan berikut. Pada hari ke-0, setiap kelompok diberi pakan yang sama yaitu pur, sayuran, dan 0,3% pestisida. Pada hari ke-1 sampai hari ke-5, kelompok
kontrol diberi pakan pur dan sayuran. Kelompok 2 diberi pakan pur, sayuran, dan serbuk kasar sarang lebah madu 5% berat
badan. Kelompok 3 diberi pakan pur, sayuran, dan serbuk kasar sarang lebah madu
10% berat badan.
Setiap hari sampel
urin dari marmut diambil untuk pemeriksaan kadar MDA. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terjadi penurunan dan peningkatan kadar MDA pada urin marmut. Kelompok marmut
yang diberi serbuk kasar sarang lebah madu lebih banyak mengalami penurunan
kadar MDA pada sampel urin dibandingkan kelompok control yang cenderung naik. Semakin
tinggi konsentrasi serbuk sarang lebah madu, semakin rendah kadar MDA pada
sampel urin. Hasil ini menunjukkan bahwa sarang lebah mampu menanggulangi
radikal bebas yang diakibatkan residu pestisida.
Nama : Grace Maria Ulfa, Syahir Muzakki Eka
Putra, Mufti Sartika Dewi
Sekolah : SMAN 1 SALATIGA
![]() |
| Grace, Eka, dan Mufti |

